Home | HEADLINE | PROPERTI

TegarTV - MEMBANGUN RUMAH SAKIT DENGAN BRAND IMAGE

Share To: Telah Dibaca: 713 Kali

Kebetulan saya bersama teman2 owner yang lain sebelum mengadakan rapat di Rumah Sakit Mutiara Putri Bandar lampung. Sesampainya disana sambil menunggu yang lain melihat terlebih dahulu pengembangan bangunan yang direncanakan sampai 5 lantai.

Di tempat bangunan ketemu Insinyur bangunan dan sempat diskusi mengenai soal bangunan nah disinilah timbul perbedaan cara berpikir antara kami  dan kawan2 (Nurdiono, Tito, Bidan Hanum ) yang kebetulan juga merangkap menjadi busnisman dan di lain pihak adalah  Insinyur bangunan tersebut.Perbedaan cara berpikir bila seorang Insinyur dalam membangun selalu ingin material bangunan siap di tempat  itu cara berpikir linear tidak salah memang , tapi cara berpikir seorang busnisman adalah Zig Zag artinya material akan disiapkan pada saat diperlukan dan  harus dihitung  lead time nya terlebih dahulu biar tidak ada barang yang idle hehhehe atau mubasir katanye.

Pada waktu kami bersama teman mengakuisisi rumah sakit tersebut bukan hanya orang saja yang sakit, tetapi ternyata kondisi rumah sakit tersebut juga dlm keadaan sakit alias merugi terus. Di sinilah naluri seorang akuntan dan pebisnis bersama teman yang lain memutar otak tapi tidak sampai pusing looo , sekejap ketemu therapi yang ces-pleng apa itu mengubah hutang menjadi modal dan pembangunan gedung tetap dilanjutkan kepercayaan masyakat terhadap rumah sakit tersebut masih tetap tinggi dan pasien tetap datang dan rizeki pun tak hilang krn brand image tetap terjaga dengan baik.


Comments

 
By: - Maret 19, 2013 | Copyright @ Tegartv.com | Alright Reserved.
 

ARTIKEL TERKAIT


  • Mantan perawat yang hobi mengobati rumah sakit
  • Kodim 0427 Way Kanan Gelar Silaturrahmi Dengan Stakeholder
  • Kapolda Silaturrahmi Dengan HMI Dan KAHMI Lampung
  • Kemenag Metro Salurkan Zakat Profesi Untuk Bedah Rumah
  • Gubernur Duet Dengan Iwan Fals

  • Copyright © 2013 TegarTV · RSS · Designed by Mbahwo | Proudly Using "Mbahwo CMS Platform"