Home | HEADLINE | WISATA

TegarTV - Uniknya China Town di Yogyakarta

Share To: Telah Dibaca: 1054 Kali

Yogyakarta adalah salah satu kota yang warganya telah mengakui keberadaan orang-orang Tionghoa. Cina di Yogyakarta telah ada sejak sekitar dua abad yang lalu. Pada saat itu, masyarakat Tionghoa difokuskan di beberapa daerah, seperti Malioboro, Ketandan, Beskalan, dan Pajeksan. Daerah ini kemudian secara bertahap berubah menjadi Pecinan Yogyakarta.

Wilayah Ketandan adalah salah satu yang paling dikenal di Pecinan kota Yogyakarta. Jika kita bepergian ke Ketandan, kita akan melihat suatu daerah yang penuh dengan nostalgia, karena banyak bangunan di Ketandan didominasi dengan arsitektur antik dari masa lalu. Sebagian besar bangunan di Ketandan juga digunakan baik sebagai toko, dan tempat tinggal. Diharapkan, mayoritas penduduk di daerah pedagang. Saat ini, kebanyakan dari mereka tinggal di emas dan perdagangan berlian. Namun, kembali ke masa lalu, banyak orang Cina dan Cina turun tinggal di Ketandan, membuka toko roti, toko obat, atau toko umum. Pergeseran ke emas dan berlian bisnis dimulai pada tahun 1950-an, tetapi bahkan kemudian, tidak semua pergi bersama dengan tren, dan bukannya tinggal di bisnis non-emas dan berlian.

Ketandan juga terkenal karena menjadi saksi dari akulturasi damai budaya Cina dan Jawa. Hasil akulturasi di banyak pameran terbuka seni dan budaya Cina, seperti minggu budaya Cina tahunan Yogyakarta. Acara ini dihadiri dan dirayakan tidak hanya oleh orang-orang Tionghoa, tapi oleh hampir semua orang di Yogyakarta. Karena itu, Ketandan telah berkembang menjadi sebuah ikon, yang mendefinisikan keragaman dan toleransi Kota Yogyakarta.


Comments

 
By: - Februari 21, 2013 | Copyright @ Tegartv.com | Alright Reserved.
 

ARTIKEL TERKAIT


  • Pendidikan DI China Mulai Tak Terjangkau
  • Metro Kirim Dua Atlet Di Mendagri Cup Ke XIX
  • 9 Kecamatan Bersaing Di Mtq Tubaba
  • Akibat Banjir Petani Dan Peternak Ikan Merugi
  • Penyerahan Bantuan Korban Banjir di Pesawaran

  • Copyright © 2013 TegarTV · RSS · Designed by Mbahwo | Proudly Using "Mbahwo CMS Platform"