Home | HEADLINE | PROPERTI

TegarTV - Harus Super Hati-Hati Ketika Beli Perumahan Di Sleman

Share To: Telah Dibaca: 603 Kali

Banyak sekali kasus perumahan di Sleman yang disebabkan oleh para pengembang nakal. Kebanyakan dari konsumen hanya bisa dibuat tidak berdaya dan hanya bisa pasrah menerima nasib. Impian untuk memiliki rumah bisa tiba-tiba berubah menjadi bencana dalam jangka panjang.

Padahal, sesuai dengan Perbub Nomor 11 Tahun 2007 tentang Pengembangan Perumahan, maka setiap pengembang perumahan dalam melakukan pembangunan perumahan wajib memenuhi persyaratan: 1) izin pemanfaatan tanah (IPT) atau izin lokasi (IL); 2) perolehan tanah; 3) penyusunan dokumen lingkungan; 4) pengesahan siteplan; 5) pemecahan sertipikat; dan 6) izin mendirikan bangunan (IMB).

Tetapi dalam prakteknya hal itu banya dilanggar. Hampir setiap hari terdapat banyak keluhan mengenai permasalahan perijinan tersebut yang justru seolah-olah pertanggungjawabannya kemudian dibebankan pada konsumen. 

Dalam website DPPD Kabupaten Sleman sendiri sudah dijelaskan dengan gamblang bahwa: Perlu ditegaskan bahwa perizinan perumahan adalah tanggung jawab pengembang, sehingga konsumen perumahan membeli rumah sudah dalam keadaan lengkap legaitas izin dan layak huni.

Tetapi lain aturan lain juga prakteknya. Pengembang dengan sangat nakal akan mencari celah untuk me-switch segala pertanggungjawaban tersebut ke konsumen. 

Salah satu korban baru-baru ini yang tidak mau disebutkan namannya, sebut saja namanya Pak Tejo, menceritakan bahwa ketika oper kredit rumah melalui developer yang memiliki nama besar di Sleman, dan konon salah satu Raja Perumahan, hasil akhirnya cukup mengenaskan. Sudah dibebani biaya aneh-aneh yang tidak sedikit, pengalihan hak kepemilikan sangat sulit, IMB tidak juga turun, bahkan hanya untuk membayar PBB-pun sangat kesulitan. Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga.

“Anehnya, ketika dikonfirmasi dan akan diurus balik nama serttifikatnya didepan notaris, pihak pengembang justru marah-marah tidak karuan” Begitu ucap Pak Tejo dengan memelas. “Kami sekeluarga sudah merasa dikerjai oleh pengembang sejak awal akad jual beli. Semoga Tuhan memberi peringatan yang keras pada pengembang culas tersebut” Pungkasnya sambil memejamkan mata dan berharap doanya terkabulkan.


Comments

 
By: - Desember 4, 2012 | Copyright @ Tegartv.com | Alright Reserved.
 

ARTIKEL TERKAIT


  • Modus Kenakalan Pengembang Perumahan Di Sleman
  • Daftar Terbaru Perumahan Yang Memiliki IPT Di Sleman
  • Pendidikan di Pondok Pesantren Harus Seimbang
  • Sleman Merupakan Pintu Masuk Utama Peredaran Narkoba Di Yogya
  • Daftar Developer Nakal Di Sleman, Yogya

  • Copyright © 2012 TegarTV · RSS · Designed by Mbahwo | Proudly Using "Mbahwo CMS Platform"